Senin, 21 November 2011

Kita  ...

Bagai embun pagi membasah,
yang membentuk titik-titik air...

Embun mengenal siapa dirinya yang begitu rapuh..
Tau, harus menjadi apa dia kelak..
Titik air pun tak lupa diri..
Sadar, tanpa embun, ia tak mungkin jadi..

Mereka... Tanpa suara...
hanya mengisi satu sama lain...
Saling mengenal,
dan dikenal...
Karena seperti itulah embun dikenal sejadi titik air...
Dan titik air pun mengenal siapa embunnya...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar