Bagi umat dan wisatawan rohani di Vatikan, natal di Basilika Santo Petrus mungkin punya kesan tersendiri; Datang dan disambut dengan pohon natal besar yang tegak berdiri di alun-alun luar, tahun ini persembahan dari hutan bagian barat propinsi Transcarpathia, Ukraina.

Juga bersama ribuan orang yang beribadah pada malam natal, mereka menyanyikan lagu-lagu natal dengan nada penuh sukacita; gita-gita natal yang sudah bertahan ratusan tahun sampai hari ini.
Sungguh suasana natal yang khidmat, penuh kedamaian, dan bersuka cita.
Full of christmas decoration, Christmas choir, candle light service...
***
Di lain pihak, di hari yang sama...
Bertolak belakang dengan Jemaat GKI Yasmin, Bogor, yang tidak bisa merayakan natal di gerejanya sendiri yang sah. Tahun ini, tanpa misa malam natal, dan perayaan hari natal diperintah oleh Pemkot untuk menempati gedung sewaan, diusir dari gereja sendiri. Rasanya penuh ancaman, kecaman, tekanan, dan mungkin ketakutan. Bukan lagi sibuk dengan dekorasi dinding gereja, bukan lagi persiapan dan latihan koor atau drama natal; hanya doa bersama menanti keadilan, doa bersama untuk merayakan natal sederhana di gereja mereka sendiri...
I'm showing contrast between this two, not for provoking anyone... it's just because :
Karena mungkin tahun ini kita bersama-sama punya perayaan natal gereja yang indah seperti Vatikan...
Dan mungkin masih banyak Yasmin-Yasmin lain di belahan dunia manapun yang bergumul dengan penentangan...
Karena mungkin tahun ini kita masih diberi kesempatan beribadah dengan tenang seperti di Vatikan...
Dan mungkin tahun besok (bisa jadi) seperti Yasmin...
Karena mungkin tahun ini kita masih bisa merayakan natal dengan segala kecukupan..
Dan (mungkin) tidak lagi untuk tahun esok...
Karena mungkin tahun ini kita masih ada...
Dan esok, tiada..
Bagaimana kita memaknai Natal? Sekedar perayaan megah? Hanya moment tahunan? Hari yang sekedar terlewat tanpa arti lagi?
Lets realize that Christmas isn't just a yearly celebration.
Karena Kasih Sejati telah datang ke dalam dunia, maka kita dimampukan mengasihi sesama manusia.
Merry Christmas everyone.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar